2 Cara Root HP Android Dengan PC 2020

2 Cara Root HP Android Dengan PC 2020

by Sponsor Article 1/13/20, 6:22 AM

Ada kemungkinan melakukan root HP Android dengan PC jelas memiliki tingkat keberhasilan lebih tinggi dibanding jika kamu hanya menggunakan aplikasi yang ter-install di HP kamu.


Namun ada beberapa langkah mendasar yang lebih advance sebelum kamu melakukan root HP dengan PC. Berikut beberapa di antaranya.


1. Mengaktifkan USB Debugging


Langkah awal sebelum melakukan root Android dengan PC adalah mengaktifkan fitur USB Debugging. Lalu apa sebenarnya fungsi dari fitur ini?
USB Debugging memiliki fungsi membangun jembatan penghubung antara perangkat Android dengan PC.
Kamu pun bisa mengaktifkannya, dengan mengikuti langkah berikut.
Langkah - 1: Pergi ke menu Settings dan pilih opsi About Phone. Tap pilihan Build Number dan tap berkali-kali hingga muncul pop-up "You are now a developer".
Langkah - 2: Selanjutnya kembali ke menu Settings dan masuk ke menu Developers Option, cari pilihan USB Debugging dan aktifkan.
Langkah - 3: Terakhir kembali ke menu Settings dan cari pengaturan Security, lalu aktifkan pengaturan Unknown Source.


2. Root dengan Software Rooting Android PC


Setelah mengikuti langkah mengaktifkan USB Debugging, sekarang kamu bisa melakukan root Android di PC berbekal berbagai aplikasi root HP Android yang tersedia.
Aplikasi yang tersedia mulai dari aplikasi seperti KingoRoot, OneClick Root, iRoot, dan sebagainya, tentu disesuaikan dengan tipe HP yang kamu miliki ya, guys.
Selanjutnya tinggal ikuti perintah yang mesti dilakukan dan tunggu hingga proses root selesai.


Kelebihan & Kekurangan Root HP Android


Di samping berbagai manfaat dan kelebihan yang bisa kamu dapatkan melalui root HP Android, ada pula beberapa kekurangan serta risiko yang mesti kamu waspadai loh. Berikut beberapa di antaranya.


Kelebihan Root HP Android


Hapus aplikasi bawaan, yang berpotensi memengaruhi performa memori internal dan RAM dan tidak bisa dihilangkan karena dikunci sistem.
Backup dan restore aplikasi, dengan menggunakan aplikasi Titanium Backup, kamu tidak perlu repot mengembalikan aplikasi saat kamu me-reset HP Android.
Kontrol kernel dan CPU, untuk meningkatkan performa dengan cara meng-overclock kecepatan prosesor hingga performa maksimal.
Menghindari wakelock, yang menyebabkan aplikasi berjalan di background dan lebih cepat membuat baterai HP Android habis.
Mengedit Build.prop, yang memungkinkan kamu untuk melakukan tweak pada baterai, memori dan masih banyak lagi melalui script ini.


Kekurangan Root HP Android


Menghanguskan garansi, karena beberapa brand HP Android melarang modifikasi sistem yang berpotensi dapat merusak perangkat kamu.
Tidak bisa update sistem secara OTA, sehingga terlambat untuk mendapatkan pembaruan dan hanya bisa digunakan di sistem operasi paling akhir.
Celah keamanan semakin berisiko, terutama untuk mendatangkan virus dan malware berbahaya yang disebabkan karena tidak update sistem operasi terbaru.
Menurunkan performa, melalui terlalu banyak tweak yang dilakukan dan tidak cocok dengan perangkat Android yang digunakan.
Malfungsi smartphone Android, dikarenakan banyak proses yang harus dilakukan dan agak berisiko buat kamu yang pemula dan baru melakukan pertama kali.